PKH KECAMATAN PUJON KERJASAMA DENGAN KECAMATAN SUMBERPUCUNG

img-20161204-wa0046
img-20161204-wa0042

Pertemuan yang singkat antara Abdullah Sam Korcam PKH Sumberpucung yang sekaligus penggagas Pesantren Rakyat dengan Korcam Pujon P Agus Hasan Nawawi dan P Hari Sayogo, di mnafaatkan untuk membahas beberapa kegiatan pendampingan di masing-masing wilayahnya.
Kemudian Pak Agus mengusulkan sebaiknya di Sumberpucung itu ada budi daya lumut besar- besaran, karena Sumberpucung di apit dua Bendungan yaitu Bendungan Sutami dan Lahor. Dimana dibdua bendungan itu banyak di kunjungi wisatawan kususnya dari Malang Raya dan swkitarnya, karena potensi ikan tawarnya sangat banyak dan wilayahnya sangat luas.
Di sambung dengan pembicaraan dimana Pujon sering membiarkan sayuran tidak di panen karena harganya sangat murah. Kemudian Abdullah Sam kaget, padahal di daerahnya malah sering kekurangan sayuran.
Tidak lama kemudian Pak Agus Menyampaikan, “nanati kalao pas sayuran murah sampean tak Calling atau tak WA, nanti bisa di ambil dengan harga murah dan bisa di jual di Sumberpucung ke Keluarga Penerima Manfaat, atau keluarga miskin dengan harga yang murah dan sedikit mahal untuk orang umum.
Kemudian di lanjut dengan ide dari P Hari dari Pujon juga, mengusulkan bagaimana nanti kerjasama antara dua kecamatan ini bisa merambah ke Jurnaliatik, Training Motivasi dan lain sebagainya. Kebetelan pak Hari Ini juga pernah menjadi HRD di PT Panca Anugrah Abadi, dan sekaligus penggagas EKstrakurikuler Dapur SDM.
Tanggal 12 Deaember 2016, Abdullah Sam akan Observation Study Tour ke Pujon dan sekaligus menindak lanjuti kerjasama antar dua Korcam yang akan saling memperkuat.
Harapanya adalah akan menjadi model pemberdayaan yang terintrehasi, komorehensif dan siap menjadi PKH rujukan Nasional. Karena kebetulan di PKH Sumberpucung yang sinergi dengan Posdaya dan Pesantren Rakyat yang di sinergi dengan UIN Malang Tahun 2015 menjadi Jura 1 Nasional di antara 45.000 posdaya se Indonesia.

Share to Communicate

UPPKH KABUPATEN MALANG OST SRAGEN LANJUT JOGJAKARTA

fb_img_1480772693885

Berangkat Kamis, Tanggal 1 Desember 2016 berangkat dari Bela Negara Rampal Kota Malang,dengan Travel Be’Boss Travel. Seluruh pendamping, operator,Korwed, Korcab, Korkab dan beberapa dari Dinas Juga Ikut, Termasuk Kepala Dinas Sosial Bu Dra. Hj.Sri Wahyuni Pudji Lestari, MM.
Rute Pertama Langsung Menuju Dinas Sosial Sragen, di sana semua korcam di temukan korcam dari sragen untuk saling sharing. Di antara yang di dapat adalah bagaimana mengelola KUBE, Kelompok Usaha Bersama. Tapi yang perlu di tiru adalah ada koordinasi melalaui website yang di maksimalkan.
Pendamping Sragen Sangat Senang atas kehadiran Pendamping dari Malang. Karena semua pendamping yang ada di forum mengeluarkan uang se ikhlasnya untuk membantu KPM Sragen yang sedang mendapat musibah. Pendamping Sragen Juga bertanya kepada p3ndamping Malang “Kok Bisa Sampai Ada OST dan Rwplikasi, Serta Seragamnya kok Bagus-Bagua?” .
Setelah selesai kemudian menuju Tedje tempat dimana Produksi Sablon Kaos yang sangat terkenal dan sekaligus ada galerinya.
Kemudian istirahat di Hotel Graha Somaya, paginya di lanjutkan untuk meningkatkan kalitas kekompakan Antar pendamping di ikutkan Out Bond di Wirawisata, di Goa Pindul, dan Susur Sungai Oya yang sangat Indah. Banyak permainan game yang sangat banyak manfaatnya, uji konsenttasi. Uji kekompakan, uji kejelian dan menambah saling kerjasama.
Ikut turun kelapangan juga Kabid Bapak Drs. Erlan Subiakto, MM, langsung ikut dalam semua permainan aeperti bukan pimpinan alias merakyat. Kebetulan tanggal 3 ini juga bertepatan ulang tahun Korkab Sahabat Roni.
Abdullah Sam, Yang ikut dalam acara ini, ter inspirasi untuk mereplikasi model wisata dll yang sepertinya bisa di wujudkan di malang Hususnya di Pesantren Rakyat yang di sinergikan dengan PKH Kab.Malang
Semoga acara OST ini bisa bermanfaat bagi kebaikan Program Keluarga Harapan Di Kabupaten Malang. Harapanya PKH Kabupaten Malang Menjadi Rujukan OST Nasioanl, sekaligus KPMendapat manfaat dan Sambil promosi wasata pantai dan sebagainya.

img-20161202-wa0021

img-20161203-wa0014

img-20161202-wa0018

Share to Communicate

ZAINI MUSTAKIM WASEKJEN SNKI BERSAMA PENGGAGAS PESANTREN RAKYAT

img-20161123-wa0108

Kangs Dullah Atau Kyai Sableng Penggagas Pesantren Rakyat cangkruan Bersama Wasekjen SNKI M. Zaini Mustakim, yang di ketuai oleh Fadli Zon, Insya Allah.
Di Cafe Anomali Jl.Panjaitan Jatinegara Jakarta Timur ini sambil Makan Spaghetti, rokoan Dji Sam Soe, Minumnya Kopi Toraja Khas Cafe tersebut, berbincang-bincang tentang keluarga masing-masing.
Namanya saja sama- aktifis, dalam seputar obrolanya terus lanjut berbicara tentang kondisi Indonesia sekarang san akan datang.
Zaini yang sudah akan memiliki dua anak ini bercerita tentang beberapa teman- teman se angkatan Zaini dan Abdullah Sam sudah banyak Yang Sukses.
Mereka berdua ini memiliki kesamaan karakter dalam pilihan gerakan, yaitu tidak terlalu ambisi untuk rebut merebut posisi yang sudah di sukai teman atau orang lain.
Abdullah Sam Memilih Menggagas dan mensirikan Pesantren Rakyat dan Zaini Mustakim Memilih menekuni menjaga dan ikut melestarikan warisan budaya asli Indonesia termasuk Ilmu2 Jawa dan sekalaigus senjata khas kerajaan kerajaan kuno yang ada di Indonesia yaitu Keris, walau Zaini Juga aktif keliling Indonesia urusan pekerjaan di Kemendes.
Dan dalam pwrtemuan ini juga masing2 menyadari bahwa kesuksesan mereka berdua tidak lepas dari rido orang tua, tirakat melek malam, sodaqoh, dzikir siri dan baik pada semua umat manusia.
Zaini ini juga termasuk salah satu donatur pesantren rakyat walau belum rutin, akan tetapi sangat mendukung penuh gerakan pesantren rakyat.
Abdullah Sam dalam pertemuan ini juga memberikan buku tentang pesantren rakyat yang di karang oleh Prof. Dr. KH.Imam Suprayogo mantan Rektor UiN Maliki Malang. Ikut menyaksikan juga di situ yaitu Nawawi Asli Santri Pesantren Rakyat asli Jakarta..Al Fatihah
img-20161123-wa0121

Jpeg

Jpeg

Share to Communicate

ILHAM PB PMII BERTEMU KYAI SABLENG

img-20161123-wa0142

Salah satu Pengurus Besar PMII yang Nikahnya Di saksikan oleh Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Agil S, menemui Kyai Sableng Abdullah Sam Penggagas Pesantren Rakyat Se Indonesia.
Dalam pwrtemuan itu berbincang- bincang kecil kangen- kangenan karena lama tidak bertemu.
Kang Dullah sangat senang di sambangi kader unik asal lumajang Ini, karena sahabat Ilham Ini tahun 2008 pernah jelajah jawa timur pakai sepedah onthel, kemudiaN tahun 2010 muter pulau Jawa- Madura, berangkat ke Jakarta lewat Pantura, Pulang lewat Selatan, Berangkat di tempuh 21 Hari dan hingga pulangvke Lumajang 8 bulan kemudian dan tanpa bekal, kecuali Sepeda Onthel kesayanganya yangvsampai sekarang ada di Jakarta. Tebet.
Dalam pertemuan ini orang unik ketemu orang aneh yang memiliki cita2 besar.
Menurut Ust. Abdullah Sam, Bahwa kedatangan Ilham Yang pertama ke Pesantren Rakyat tahun 2008 saat itu Pesantren Rakyat Masih kontrak dan hanya berherak les gratis dan TPQ saja, dan masih beruoa gugusan semangat, konsep dan cita2 yang sekarang sudah luarbiasa perkembanganya.
Diskusi di Kamar hotel Best Western Lantai 9, yang juga di temani Ust. Nawawi Pengasuh Pesantren Rakyat Jakarta Kang Dullah Berpesan, di Jakarta Harus Berkaraktar dan Istiqomah, jika tidak akan terlempar ke luar ring persaingan. Di Jakarta tidak ada t3man yang abadi, yang ada adalah kepentingan yang dapat sinergi. Untuk itu harus terus berjalan dan cerdas membaca peluang. hjd

fb_img_1479919418940

Share to Communicate

EMPAT PESANTREN RAKYAT MENCETUSKAN IDE PERUBAHAN DARI PUNCAK BOGOR

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Selasa, 22 Nobember 2016 di Depan Masjid At Taawun, diakusi tepat jam 12 malam mencetuskan ide- ide besar dalam rangka membantu Negara Lebih Bermartabat.
Di antara ide- ide yang muncul adalah, 1. Kita fokus melakukan pendampingan ke Pemuda, sebagai calon penerua tapuk kepemimpinan di Indoneaia, dengan cara di bekalai berbagai penhetahuan, wawasan, kepemimpinan, menejerial, jejaring dan bagaimana setiap aktifitas pemuda mampu memperkuat identitas bangsa serta mampu beesaing di eea MEA atau globalisasi.
2. Tidak lupa bahwa setiap gerakan harus di topang kuatnya perekonomian setiap anggota agar tidak tergantung pada pemerintah yang masih berbenah..
3. Pemuda harus merebut media, bagaimana media ini kita kuasai atau di masuki, dengan cara yang baik, agar media tidak di kuasai orang2 yang tidak berpihak dengan, Panca Sila, UUD Tahun 45, dan Mengancam Kebhinekaan yang sudah final atau NKRI harga mati.
4. Pesantren Rakyat yang jumlah nya 130 titik di Indoneaia agar ikut mendorong dan ikut aktif menjaga Ke Setabilan Negara..Wajib Ain.
5. SETIAP PESANTREN RAKYAT WAJIB MELAKSANAKAN PANCA RUKUN PESANTREN RAKYAT, YAITU: JAGONG MATON, LUMBUNG PESANTREN RAKYAT, CELENGAN, NGAJI NGLURUG DAN AL FATIHA HAN….LIMA HAL INI DI SEPAKATI, ABDULLAH SAM DARI MALANG, SONI EKO SETIONO DARI BANDUNG, MUHAMMAD NAWAWI DARI JAKARTA SELATAN, DAN TOKEK ATAU ACHMAD RIZKI FARADI DARI JOMBANG….
AL FATIHAH

Share to Communicate