PESANTREN RAKYAT SE-INDONESIA AKAN PERINGATI HARI JADI KE-8 SECARA SEREMPAK

Stiker Hari Jadi Perak

Ilustrasi: Saraseha hari jadi Pesantren Rakyat ke-8 Merakyat Bermartabat

Pesantren Rakyat (www.pesantrenrakyat.com) – Pesantren Rakyat akan memperingati hari jadinya yang ke-8 tepat pada hari Sabtu (25/06/2016). Rencananya, peringatan ini akan dilaksanakan serempak di seluruh Pesantren Rakyat yang ada di Indonesia. Setiap Pesantren Rakyat dibolehkan melakukan kegiatan apalun dalam peringatan ini. Hal ini dibenarkan oleh Ust. Abdullah SAM, penggagas Pesantren Rakyat ketika memberikan informasi melalui media online.

‘Pesantren Rakyat yang lain bisa mengadakan kegiatan berupa apapun untuk memperkenalkan hari lahirnya Pesantren Rakyat yang ke-8, bisa dengan Jagong Maton kecil-kecilan dan serempak dilaksanakan seusai sholat tarawih’, himbau Ust. Abdullah SAM. Bapak dari Hajid dan Sabiq itu juga mengingatkan kesepakatan yang telah dibuat ketika pertemuan Pesantren Rakyat nasional yang pertama di Pondok Pakel Barokatul Qur’an yakni dzikir Surat Al-Fatihah 41 kali.

Khusus di Pesantren Rakyat Al-Amin Sumberpucung, Kabupaten Malang yang menjadi pusat akan mengadakan ‘Sarasehan Hari Jadi Pesantren Rakyat ke-8 Merakyat Bermartabat’ dengan berbagai kegiatan. Kegiatan yang dimaksud adalah gebyar seni sholawat banjari santri, Petruk Band dan Jagong Maton Pesantren Rakyat. Tak hanya itu, Ust. Abdullah SAM juga akan memberikan materi ke-Pesantren Rakyat-an sebagai penguatan kapasitas kepada para santri dan ditutup dengan syukuran bakaran ikan. (ncp)

Share to Communicate

JAMAAH DAN MASJID BERSATU, KOMUNITAS GERAKAN PEDULI ANAK YATIM KARANGBESUKI KOTA MALANG SEMAKIN KUAT

20160622_164442

Berkah: Komunitas Gerakan Peduli Anak Yatim memberikan santuna kepada 27 anak yatim

Pesantren Rakyat (www.pesantrenrakyat.com) – Bersamaan dengan kegiatan buka bersama yang diisi oleh Ust. Abdullah SAM, penggagas Pesantren Rakyat, 27 anak yatim diberikan santunan oleh beberapa donatur yang tergabung dalam Komunitas Gerakan Peduli Anak Yatim di Masjid Darul Muttaqin Kelurahan Karang Besuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (22/06). Dilansir oleh redaksi pesantrenrakyat.com, komunitas tersebut berdiri atas dasar kepedulian kepada anak yatim dari jamaah-jamaah masjid yang ada di RW 02 (Rukun Warga) Kelurahan Karang Besuki. Seperti yang dikatakan oleh bendahara Komunitas Gerakan Peduli Anak Yatim, Ust. Drs. Yasiin, gerakan ini telah memiliki kas tidak kurang dari Rp. 100 juta.

‘Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada donatur dan seluruh pihak yang telah membantu komunitas ini. Rekap terakhir keuangan adalah Rp. 100 juta’, pungkas Ust. Drs. Yasin dalam sambutannya. Pada kesempatan itu, Ust. Yasin yang juga Ketua Takmir Masjid Darul Muttaqin menyampaikan santunan anak yatim ini tidak dilakukan sekali dalam satu tahun tetapi tiap bulan dan masyarakat juga berinisiatif untuk membantu. Terbukti, jamaah masjid juga ikut memberikan santunan secara bergantian pada acara buka bersama sore ini.

Gerakan peduli ini tidak hanya dilakukan oleh satu masjid saja. Ada 4 masjid dilingkungan RW 02 yang jamaahnya bersatu untuk membantu anak yatim. Sebagai informasi, anak yatim yang didampingi berasal dari 13 RT (Rukun Tetangga) berbeda. Ini adalah hal yang baik saat masjid-masjid bersatu untuk kepentingan umat. Sementara Ust. Abdullah SAM dalam penutup ceramah menghimbau , kedepan gerakan ini tidak hanya untuk anak yatim saja melainkan bisa untuk menyekolahkan anak miskin, membangunkan rumah orang miskin, membangunkan jamban dan lain sebagainya. (riz)

Share to Communicate

PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN GEDUNG BARU DAN DUKUNGAN PESANTREN RAKYAT MENJADI LEMBAGA INTERNASIONAL

13418808_1329852050361802_2583337782687533912_n

Khidmat: Prosesi peletakan batu pertama bersama Camat, Kepala Desa Sumberpucung dan masyarakat

Pesantren Rakyat (www.pesantrenrakyat.com) – Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan kamar santri, TK, dan PAUD di Pesantren Rakyat berjalan dengan khidmat pada Jumat (17/06). Seluruh elemen mulai dari Camat, Kepala Desa, Bunda PAUD Kecamatan, Kepala PAUD Al-Amin, Ketua RT. 07, jajaran pengurus Pesantren Rakyat Al-Amin, para santri, aktifis dan masyarakat di lingkungan Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang turut serta menjadi saksi sejarah pada kegiatan pagi ini. Peletakan batu pertama tersebut dilakukan diatas tanah seluas 200m2 tepat dibelakang mushola Pesantren Rakyat Al-Amin.

Pembangunan ini berdasar atas banyak usulan dan dukungan seperti yang disampaikan oleh Ust. Abdullah SAM, penggagas Pesantren Rakyat ketika menceritakan sejarah pembebasan tanah kepada seluruh tamu yang hadir. ‘Sejarah tanah ini 60% adalah bantuan dari berbagai pihak diantaranya Dr. Mufidah Ch, Ibu Kepala Desa, dan teman-teman Facebook. Tak lupa, Pak Tito yang saat belum lama menjadi Camat Sumberpucung juga ikut membantu’, pungkas Ustad yang juga Direktur LSM El-Faruqi itu.

Terwujudnya cita-cita pembangunan ini juga tidak lepas dari peran serta Ketua RT. 07, Bapak Tarmun yang mengusulkan pembangunan Pesantren Rakyat di Musrenbang Desa Sumberpucung. Sontak usulan pada saat itu langsung diamini oleh Ibu Hartini, Kepala Desa Sumberpucung dengan memberikan bantuan senilai Rp. 100 Juta yang diambil dari dana desa. Tidak hanya bantuan dari desa dan bantuan 20.000 batu bata dari teman dekat Ust. Abdullah SAM, Pak Tito Fibrianto, Camat Sumberpucung juga akan menghandle 10 sak semen.

Dengan terlaksananya pembangunan ini, Ust. Abdullah SAM berikrar ingin menginternasionalkan lembaga yang diasuhnya. ‘Saya ingin pesantrennya internasional, paudnya internasional, TKnya internasional. Setelah ini akan dibangun SD, SMP, SMA dan kemudian adalah Universitas Rakyat’, harap Abdullah SAM.

Doa dan harapan dari penggagas Pesantren Rakyat yang telah berkembang sebanyak 82 cabang se-Indonesia itu langsung diamini dan diapresiasi oleh Hartini, Kepala Desa Sumberpucung. ‘Ini semua adalah usulan-usulan masyarakat Desa Sumberpucung karena memang benar, Pesantren Rakyat Al-Amin Sumberpucung sudah dikunjungi oleh tamu-tamu Internasional dan dari berbagai pulau di Indonesia. Saya merasa pembangunan ini sudah tepat karena Pesantren Rakyat Al-Amin telah menjadi percontohan internasional’, ucap Hartini.

Dalam sambutannya, Camat Sumberpucung, Tito Fibrianto juga menaruh harapan yang besar kepada Pesantren Rakyat. ‘Dari banyaknya kunjungan ke Pesantren Rakyat, saya berharap kemanfaatan itu tidak hanya untuk lingkungan sekitar saja tapi juga bisa dibawa ke daerah-daerah yang lainnya. Semoga Pesantren Rakyat selalu menjadi salah satu motivator bagi lembaga lain guna membangun masyarakat dan bangsa nantinya’, doa dan harapan Tito. (ncp)

Share to Communicate

‘TANPA PROPOSAL’, PESANTREN RAKYAT BANGUN GEDUNG DUA LANTAI

FB_IMG_1466053771711

Semangat Ramadhan: Pak Tarmun ketika membuat pondasi gedung dua lantai Pesantren Rakyat

Pesantren Rakyat (www.pesantrenrakyat.com) – Berkembangnya sebuah lembaga salah satunya dilihat dari infrastruktur yang memadai. Pembangunan infrastruktur terjadi karena masyarakat yang semakin percaya terhadap adanya sebuah lembaga itu. Inilah yang terjadi pada Pesantren Rakyat, Sumberpucung, Kabupaten Malang. Tepat pada hari Minggu lalu (13/06), pembangunan kamar santri, TK dan PAUD telah dimulai. Diketahui, gedung yang sedang dibangun ini akan berdiri di atas tanah seluas 200m2 tepat dibelakang mushola Pesantren Rakyat.

Pembangunan gedung baru ini terlaksana atas bantuan swadaya masyarakat dan pemerintah Desa Sumberpucung. Sebagai informasi pemdes Sumberpucung membantu pembangunan senilai Rp. 100 Juta. Namun, bantuan itupun turun tanpa pengajuan proposal seperti yang dikatakan oleh Ust. Abdullah SAM. ‘Pembangunan ini murni tergerak atas keinginan semua pihak dan tidak ada pengajuan proposal ke pihak manapun termasuk ke pemerintah Desa Sumberpucung’, cetus Penggagas Pesantren Rakyat.

Lebih lanjut dijelaskan, tidak hanya pemerintah desa tetapi juga ada bantuan 20.000 batu bata untuk pembangunan kamar santri, TK dan PAUD di Pesantren Rakyat Al-Amin dari para dermawan. ‘Dalam rangka pembangunan yang sedang berlangsung ini banyak pihak yang ingin ikut membantu, termasuk Mbah Yai Munir yang mengirimkan 20.000 batu bata’, sambung Abdullah SAM.

Aktifitas pembangunan pun juga menjadi perhatian. Semua kalangan, masyarakat sekitar Pesantren Rakyat diajak untuk bergotong royong membantu kelancaran pembangunan. ‘Kami mengajak semua, siapa saja yang ingin membantu’, kata Ketua pembangunan, Bapak Tarmun.

Peletakan batu pertama pembangunan gedung dua lantai ini rencana akan dilakukan esok hari (17/06). Kepala Desa Sumberpucung, Hartini akan memimpin langsung prosesi peletakan batu pertama. (ncp)

Share to Communicate

PESANTREN RAKYAT AJAK MASYARAKAT UNTUK BERSAMA MENINGKATKAN KUALITAS LEMBAGA

20160613_194429

Kekeluargaan: Suasana musyawarah peningkatan kualitas di Aula Pesantren Rakyat

Pesantren Rakyat (www.pesantrenrakyat.com) – Bulan ramadhan menjadi bulan penuh berkah bagi semua orang tak terkecuali keluarga besar Pesantren Rakyat yang berkesempatan bermusyawarah peningkatan kualitas dan rapat pembangunan PAUD/TK di Aula Pesantren Rakyat Al-Amin, Senin malam (13/06). Pada kesempatan ini, seluruh wali santri dan masyarakat di lingkungan Pesantren Rakyat turut serta dalam musyawarah yang dipimpin oleh Ust. Abdullah SAM. Banyak informasi dan kegiatan selama beberapa bulan terakhir disampaikan dengan suasana kekeluargaan oleh Ustad asli Sumberpucung ini.

Pesantren Rakyat dikenal sebagai lembaga yang menyelenggarakan pendidikan ala rakyat, murah tapi tidak murahan dan berkualitas. Hal ini sesuai dengan jargonnya ‘merakyat, bermartabat’. Ust. Abdullah menjelaskan kegiatan-kegiatan Pesantren Rakyat yang juga tak kalah dengan lembaga lainnya.

‘Disini kegiatan diniyah sama dengan pondok-pondok lainnya. Tidak hanya itu, di Pesantren Rakyat bisa menggunakan fasilitas seperti internet, alat musik lengkap, radio, dan ada juga pembelajaran Bahasa Inggris. Semuanya gratis 100% tidak dipungut biaya’, cetus Abdullah. Untuk pembelajaran Bahasa Inggris dibimbing langsung oleh Dr. Djoko, alumni Amerika, Dr. Sudirman, alumni Kanada dan kerja sama dengan BEC Kampung Inggris Kediri.

Selain itu Ust. Abdullah juga menyampaikan akan mengangkat Ustad Makin yang akan mukim dua hari menularkan ilmunya kepada para santri. Lebih jauh, Pesantren Rakyat juga akan mengirim salah satu santri terbaiknya bermama Ahmad Lutfi untuk disantrikan di PP. Lirboyo Kediri. Penggagas pesantren yang telah berdiri di 80 cabang se Indonesia itu menegaskan bahwa profil alumni Pesantren Rakyat harus bisa menghadapi situasi apapun dan bisa apapun.

Sebagai penutup, alumnus Fakultas Psikologi UIN Malang itu menghimbau para wali santri dan masyarakat untuk bersama-sama berjuang dalam membesarkan lembaga Pesantren Rakyat. ‘Saya meminta bantuan kepada semua untuk menangkis hal-hal yang kurang baik dan juga mendorong para anaknya untuk mengaji’, himbau Abdullah. Setelah itu kegiatan rapat pembangunan PAUD/TK Al-Amin dipimpin langsung oleh Bapak Tarmun, Ketua RT. 07. (anz)

Share to Communicate