BELAJAR VOCABULARY BAHASA INGGRIS, ‘ANAK-ANAK’ BEREBUT GILIRAN PRAKTEK

Kampung Inggris
10
Antusias: Anak-anak memperhatikan materi ‘short expression’ dari Ms. Ulya

Kampung Inggris – (www.pesantrenrakyat.com) Keceriaan dan semangat terlihat di wajah anak-anak yang mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris di Pesantren Rakyat Al-Amin bersama Ms. Ulya, tutor BEC Pare Kediri manakala terdengar ucapan ‘repeat after me’  dan mereka menjawab ‘ok ok’ pada sore ini (17/02). Itulah rutinitas yang telah berjalan di Aula Pesantren Rakyat Al-Amin selama dua minggu terakhir ini pada sore hari setelah sholat ashar. Tak kurang dari dua puluh sampai tiga puluh anak-anak usia PAUD, TK, SD dan SMP turut serta dalam kegiatan belajar Bahasa Inggris ini.

Kelas sore hari memang didominasi oleh anak-anak usia PAUD, TK dan SD. Oleh sebab itu, Ms. Ulya memberikan materi-materi ringan mengenai vocabulary atau kosakata dalam Bahasa Inggris seperti public transportation, vegetables, ordinal and cardinal number, short expression dan lain sebagainya saat kelas sore hari itu. Tidak hanya itu, tutor asli Jepara ini juga mengajak anak-anak bernyanyi dalam Bahasa Inggris. Tak pelak hal tersebut malah membuat anak-anak ‘asik’ dan semangat belajar Bahasa Inggris.

Dalam setiap pertemuan, anak-anak ini selalu berebut giliran maju kedepan untuk mempraktekkan Bahasa Inggris baik dalam hal pronunciation atau pelafalan maupun writing atau menulis di papan tulis. Kebanyakan dari anak-anak tersebut request atau meminta materi sendiri kepada Ms. Ulya. Sungguh sesuatu yang membanggakan melihat semangat dari murid-murid dari Ms. Ulya ini.

Hal menarik dalam kegiatan ini bahwa kegiatan pengembangan Bahasa Inggris ini tidak hanya diikuti santri atau anak yang mengaji di Pesantren Rakyat saja, tetapi juga diikuti oleh anak-anak dari anggota KSM (Keluarga Sangat Miskin). Hal ini senada dengan jargon Pesantren Rakyat ‘Merakyat, Bermartabat’ dan misinya seperti disampaikan oleh Ustad Abdullah SAM, ‘Pesantren Rakyat ingin menyelenggarakan pendidikan ala rakyat, murah dan terjangkau untuk semua kalangan terutama keluarga miskin’, pungkas Ustad Abdullah. Belajar Bahasa Inggris itu tidak mahal dan sulit asal ada keinginan dan usaha untuk mencapainya. (ncp)

Oleh: Nugraha Chandra Pratama

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

107 views