Pesantren Rakyat

Hari ke Tujuh Terpilih Jadi Rektor UIN Malang, Prof. Abd. Haris Kunjungi Pesantren Rakyat

Kabar Pesantren

Pesantren Rakyat – Rektor baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Abd. Haris di hari ke-7 berkunjung ke Pesantren Rakyat Al-Amin yang berada di Desa Sumberpucung Kabupaten Malang, Selasa (08/08/2017). Pesantren Rakyat yang pernah juara 1 tingkat nasional dalam Pos Pemberdayaan Keluarga tahun 2015 mampu menyisihkan 45.000 perberdaya yang lain, selalu menarik untuk dikunjungi, baik dari kalangan akademisi, pejabat, pengasuh pondok pesantren, takmir masjid dan sebagainya.

Dalam kunjunganya Prof. Abdul Haris disambut langsung oleh Kyai Abdullah Sam sebagai Pengasuh Pesantren Rakyat dan tidak kurang 150 jamaah ikut menyambut datangnya Rektor Baru ini, mulai masyarakat, MUSPIKA, Kepala Desa, Pengasuh Pesantren Barokatul Qur’an, Anak SD Islam Integratif, PAUD, TK Pesantren Rakyat dan santri-santri yang mukim.

Dari kampus Rektor UIN Malang didampingi Ketua LPPM UIN Maliki Malang Dr. Hj. Mufidah Ch., Dr. Agus Maimun, Wakil Rektor Bagian Kemahasiswaan dan beberapa dosen dan relawan Posdaya. Kurang lebih pukul 10.00 Profesor Puisi, karena beliau setiap hari menulis puisi datang dan disambut langsung dengan Kyai Rakyat Kang Dullah atau Cak Dullah tanda saling menghormati.

Pesantren Rakyat
Antusias: Rektor UIN Malang Disambut Masyarakat saat Berkunjung ke Pesantren Rakyat

Kemudian Kyai Abdullah Sam langsung mengarahkan Prof. Haris untuk menyalami para santri, murid PAUD, TK, SD Pesantren Rakyat yang ikut menyambut. Rektor UIN Malang itu berkata, ingin salaman agar ketularan pintarnya. Kemudian langsung menuju ruang tamu terbuka yang penuh buku dan melihat mushola dimana pertama kali bangunan Pesantren Rakyat dibuat. Selanjutnya menuju bangunan TK, PAUD, dan SDII Pesantren Rakyat, kamar santri  dan lahan-lahan kosong yang kedepan akan dibuat pengembangan Pesantren Rakyat.

Selama kegiatan berlangsung, Prof. Haris tampak selalu sibuk memegang handphonenya. Tak terkira tiba-tiba Prof. Abdul Haris kelahiran Lamongan ini di tengah kegiatan mengatakan, puisi sudah selesai, sudah tak kirim. Begitu katanya kepada Kyai Abdullah Sam. Puisi itu berjudul Pesantren Rakyat dengan Pengembangan Masyarakat.

Kemudian giliran Prof. Abdul Haris member wejangan dan penguatan, beliau menyampaikan jika ada alumni UIN 100 saja di Indonesia, maka Indonesia akan baik, kemudian beliau menyampaikan pentingnya munculnya Percaya Diri yang kuat pada setiap manusia, tokoh-tokoh dunia rata-rata orang yang memiliki percaya diri yang kuat, beliau kenapa Kyai Abdullah Ini bisa mengembangkan 131 Pesantren Rakyat di seluruh Indonesia dan mampu merubah keadaan lingkungan menjadi baik, karena Percaya dirinya tinggi.
Kemudian dalam pandangan beliau di harapkan Mas Abdullah Sam ini bisa menjadi tokoh dunia, serta melihat bahwa perubahan yang terjadi adalah juga tidak lepas antara Lembaga Pemberdayaan dan Pengabdian dari Kampus, terutama UIN Malang, kemudian Posdaya dan Tokoh Lokal Abdullah Sam sebagai Penggerak Pesantren Rakyat. Maka ini bisa menjadi solusi di negara-negara berkembang yang masih mencari solusi untuk menjawab persoalan-persoalan bangsa dan Negara. Abd. yang penting lagi.. alfatihah

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

68 views