RMI-NU CABANG KABUPATEN MALANG MENGGAGAS BANK SANTRI

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Pengurus Cabang Robithoh Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) Kabupaten Malang Periode 2017-2022 yang di ketuai Gus H. Abu Yazid AM, MA (Pengasuh PP. Salafiyah PPAI Darun Najah- Ngijo Karang Ploso Kabupaten Malang. Sebelum melakukan Rapat Kerja, Pengurus sudah melakukan pertemuan beberapa kali, di Antaranya Adalah di Rumah Ketua Umum di Karang Ploso, Kemudian di UNISMA menjelang pelantikan dan tanggal 21 Januari 2017 di ndalem Gus Basuni PP Al Rifa’i 1 Gondang Legi.

Pertemuan yang di hadiri Kyai- Kyai muda atau Para Gus ini selain media untuk mempererat tali silaturahim antar pengurus dan pemantapan struktur pengurus, juga sudah muncul gagasan-gagasan besar yang harapanya bisa menjadi Program Kerja Di RAKER ke depan.

Di antara gagasan-gagasan yang muncul adalah, dari Gus Najib Maksutnya, yaitu bagaimana RMI-NU Kabupaten Malang dapat bersinergi dengan 626 Pondok Pesantren Yang ada di Malang untuk ikut menggunakan Sampo produk Santri yang mereknya bisa di sepakati, kemudian dari Gus Fauzi, Siap menghubungkan ke TELKOM dan perusahaan Kopi, pembuatan Website sebagai media sosialisasi, acara besar tahunan semisal apel Santri, kemudia muncul ide juga yang seperti mimpi dari Gus Abdullah Sam, yaitu TAS ( Tabungan Abadi Santri) yang harapanya menjadi Embrio BMT dan Kemudian Menjadi Bank Syariah NU.
Bagaimana untuk mewujudkan itu, di antaranya adalah adanya iuran wajib dari pengurus, kemudian jum’at ber amal setiap santri NU yang ada di Pondok- Pondok cukup dengan seribu rupiah per jum’at, di kumpulkan ke pengurus Pondok kudian di sampaikan ke bendahara RMI dan di kelola oleh Profesional yang telah dibsepakati.
Diantar klesak- klesik antar pengurus banyak yang mulai membincangkan dan secara tidak langsung seperti setuju, yaitu PPAL Al Karomah Kepanjen Gus Sadad dengan 300 Santri, Gus Yazid, Gus Fauzi dan banyak lagi yang lainya.

Harapanya adalah, ketika TAS ini sukses, maka hasil infaq atau CSR nya bisa mengidupi organisasi RMI-NU, Pesantren-Pesantren Yang membutuhkan pendampingan dan NU pada Umumnya.

RMI yang kebanyakn pengurusnya adalah masih darah muda, Insya Allah dengan kekuatan data yang telah di tata, intelektualitas yang mencukupi, ke ikhlasan para Kyai dan para Gus yang miliki rasa memiliki terhadap masa depan NU, dengan ijin dan rido Kyai2 Sepuh, Insya Allah Cita- cita luhur ini akan tercapai dengan ijin Allah SWT.
Ide- besar, Peristiwa2 besar, gerakan gerakan yang muncul dari Kabupaten Malang Biasanya akan menasional, di antaranya adalah sejarah Singosari itu sendiri, kemudian sejarah bendera NU yang di dapat dari Malang, Peristiwa Murnajati Lawang dsb..Insya Allah NU adalah Pesantren Besar dan Pesantren Adalah NU kecil, ketika RMI-NU CABANG KABUPATEN MALANG MAMPU MEMBUAT KONSEP YANG MATANG TERKAIT BAGAIMANA KEBANGKITAN MA’HAD2,, YANG AKAN DAPAT DI REPLIKASI SECARA NASIONAL, MAKA INDONESIA RAYA AKAN JAYA. ALFATIHAH