‘SEMANGAT!’ SANTRI DAN GURU PAUD PERAK AL-AMIN MENIMBA ILMU DI BEC KAMPUNG INGGRIS PARE KEDIRI

50

Antusias: Santri dan Guru PAUD Perak Al-Amin bersama Ibu Siti Fatimah, istri Mr. Kalend Osen, pendiri BEC Kampung Inggris Kediri

Kampung Inggris – (www.pesantrenrakyat.com) Beberapa waktu yang lalu tepatnya hari Kamis (25/02), lima peserta pilihan dari dua kelas diajak studi tour ke BEC Kampung Inggris oleh Chandra sebagai direktur seperti yang dijanjikan oleh Ust. Abdullah SAM. Kelima orang tersebut adalah Yahya, Laila, Dila dari kelas malam dan dua guru PAUD Al-Amin, Siami dan Sriati. Hari itu juga bersamaan mengantar kedua tutor BEC Pare Kediri, Mr. Zaki dan Ms. Ulya yang telah mengabdi selama satu bulan penuh di Pesantren Rakyat Al-Amin. Sesampai disana, tujuan pertama adalah menuju kediaman pendiri BEC Kampung Inggris Pare Kediri, Mr. Kalend Osen.

Namun, Rencana bertemu Mr. Kalend Osen, pendiri BEC Kampung Inggris Pare urung bisa terlaksana karena penggagas Kampung Inggris di Pare Kediri itu tengah sakit. Walau demikian, hal tersebut tak mengendurkan semangat dari kelimanya disana karena rombongan langsung disambut dan bertemu dengan istri dari Mr. Kalend Osen, Ibu Siti Fatimah.

Dirumah sederhana yang dimiliki oleh Mr. Kalend Osen itu, Chandra direktur Kampung Inggris Pesantren Rakyat Al-Amin membuka pembicaraan dengan memperkenalkan siapa saja rombongan yang diajak kepada Ibu Siti Fatimah. Tak hanya itu, Mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Inggris ini juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BEC Kampung Inggris Pare Kediri karena telah mau bekerja sama dengan Pesantren Rakyat Al-Amin dalam pengembangan Bahasa Inggris.

‘Semoga kerja sama antara BEC Pare Kediri dan Pesantren Rakyat Al-Amin dalam hal pengembangan Bahasa Inggris ini bisa berjalan baik dan berlanjut dikemudian hari’, tutur Chandra.

Hal tersebut langsung ditanggapi dengan baik oleh Ibu Siti Fatimah. ‘Alhamdulillah jika kerja sama ini membawa kebaikan dan bermanfaat satu sama lainnya. Semoga bisa berlanjut dikemudian hari dan semoga dengan pengembangan Bahasa Inggris ini banyak orang bisa menggunakan Bahasa Inggris terutama menghadapi MEA’, pungkas Ibu Siti Fatimah.

Setelah selesai berbincang di kediaman Mr. Kalend Osen, rombongan kemudian diajak keliling sekitar Kampus BEC Pare Kediri dan bertemu guru-guru disana oleh Mr. Zaki dan Ms. Ulya. Yahya, Laila, Dila, Bunda Siami dan Bunda Sriati melihat proses kegiatan dan interaksi Bahasa Inggris di setiap kelas, mulai dari kelas Elementary hingga Advance. Tak hanya itu, kedatangan mereka ke Kampung Inggris Pare itu juga bertepatan dengan diadakannya malam puncak persembahan dari murid-murid disana sehingga mereka bisa langsung menyaksikan persiapan-persiapan yang kesemuanya menggunakan Bahasa Inggris itu.

Dila salah satu peserta yang ikut menyampaikan rasa syukurnya bisa melihat langsung Kampung Inggris Pare yang terkenal itu. Santri Pesantren Rakyat Al-Amin itu juga berharap, semoga dirinya nanti bisa belajar Bahasa Inggris di BEC Pare Kediri. Studi tour hari itu ditutup dengan foto bersama di depan Kampus BEC Pare Kediri. (pra)

‘MUDA, BERDEDIKASI, DISIPLIN DAN BERTANGGUNG JAWAB’, SOSOK DUA TUTOR BEC KAMPUNG INGGRIS PARE DI PESANTREN RAKYAT AL-AMIN

49

Foto: Dua tutor BEC Pare Kediri bersama Ust. Abdullah SAM, Pengasuh Perak Al-Amin

Kampung Inggris – (www.pesantrenrakyat.com) Farewell Party persembahan tutor MS 64 dari BEC Pare Kediri bersama Pesantren Rakyat Al-Amin Rabu kemarin (24/02) menjadi akhir dari pembelajaran Bahasa Inggris bersama Mr. Zaki dan Ms. Ulya. Di akhir pertemuan itu terasa haru yang sangat mendalam dari beberapa santri yang menjadi murid dari keduanya. Ini sangat beralasan karena selama sebulan terakhir tiap waktu tiada hari tanpa para santri bertegur sapa, bercerita, berdiskusi, bercanda, belajar Bahasa Inggris dengan Mr. Zaki dan Ms. Ulya.

Kedua tutor BEC Pare Kediri, murid dari Mr. Kalend Osen, Pendiri BEC Kampung Inggris Pare yang ditugaskan untuk mengabdi di Pesantren Rakyat Al-Amin ini memiliki pegetahuan luas tentang Bahasa Inggris, dedikasi, disiplin dan bertanggung jawab atas tugas yang diberikan. Di usianya yang masih sangat belia, mereka sudah mampu menjadi tutor dan tak canggung ketika menghadapi murid yang lebih tua darinya. Lebih dari pada itu, Mr. Zaki dan Ms. Ulya juga bisa menyatu dan beradaptasi dengan santri-santri di Pesantren Rakyat Al-Amin. Hal ini dibuktikan dengan keakraban yang terlihat.

Sesusai mengabdi di Pesantren Rakyat Al-Amin, mereka akan kembali ke BEC Pare Kediri untuk melakukan ujian sebelum mereka melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Mr. Zaki misalnya, pemuda asli Kota Gresik ini ingin mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris seperti yang dikutip oleh redaksi pesantrenrakyat.com.

‘Saya ingin mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris setelah belajar di BEC Pare Kediri. Semoga saya bisa diterima di kampus UM’, harap Zaki. Hal tersebut langsung diamini oleh Ust. Abdullah SAM, pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin. ‘Semoga saja Mas Zaki bisa diterima di Kampus UM atau kampus negeri lainnya di Kota Malang dan bisa terus sambung silaturahim satu minggu sekali mengajar di Pesantren Rakyat Al-Amin’, ucap Ust. Abdullah SAM.

Senada dengan Mr. Zaki, tutor lainnya Ms. Ulya juga punya harapan bisa melanjutkan studi yang lebih tinggi dengan mengambil jurusan yang sama. Pemudi asli Kota Jepara, Jawa Tengah ini ingin melanjutkan studinya di IAIN Wali Songo Semarang sesuai dengan saran dari orang tuanya. Tak lupa Chandra sebagai Direktur Kampung Inggris Pesantren Rakyat Al-Amin juga mendukung dan mengamini cita-cita dari keduanya. ‘Sebagai seorang yang masih muda, berdedikasi, disiplin dan bertanggung jawab saya rasa tidak ada yang sulit untuk meraih apapun dan mereka memiliki semuanya’, seru Chandra.

‘Semoga dedikasi dan ilmu yang diberikan oleh Mr. Zaki dan Ms. Ulya bermanfaat untuk semuanya dan semoga cita-cita Mr. Zaki dan Ms. Ulya tercapai. Selamat jalan Mr. Zaki dan Ms. Ulya. Semoga tali silaturahim dengan keluarga besar Pesantren Rakyat Al-Amin tetap terjaga sampai kapanpun’, tutup Chandra. (ras)

‘HUJAN’ PENGHARGAAN DAN APRESIASI DI FAREWELL PARTY MS 64 BEC PARE KEDIRI WITH PESANTREN RAKYAT AL-AMIN

IMG_3916

Penghargaan: Kepala Desa Sumberpucung saat memberi bingkisan kepada guru PAUD Al-Amin yang berprestasi

Kampung Inggris – (www.pesantrenrakyat.com) Luar biasa! Mungkin itu dua kata untuk menggambarkan kemeriahan ‘Farewell Party’, kegiatan penutup pembelajaran Bahasa Inggris bersama duatutor BEC (Basic English Course) Pare Kediri di Pesantren Rakyat Al-Amin, Rabu sore (24/02). Cuaca mendung dan hujan tak mengendurkan semangat dari para penampil, masyarakat dan segenap undangan untuk memeriahkan kegiatan berbahasa Inggris ini. Tak ketinggalan, Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin, Ust. Abdullah SAM bersama Kepala Desa Sumberpucung, Ibu Hartini juga ikut meramaiakan, berkumpul, duduk bersama masyarakat menyaksikan suguhan Farewell Party MS 64 BEC Pare Kediri with Pesantren Rakyat Al-Amin.

MC (master of ceremony) kegiatan, Hafid dan Laila menyampaikan runtutan dan membawa acara dengan baik sehingga kegiatan berjalan lancar mulai dari pembukaan hingga penutup. Banyaknya penampilan seperti speech, role play, puisi dan musik yang kesemuanya menggunakan Bahasa Ingris tak membuat para tamu bosan. Sebaliknya, Setiap penampilan yang disuguhkan oleh para santri dan guru PAUD Al-Amin senantiasa mendapat applause dari sekitar 150-an tamu yang hadir di kegiatan sore kemarin. Ini adalah sebagai wujud kesungguhan tutor BEC Pare Kediri dalam memberikan ilmu dan memotivasi para muridnya untuk bisa berbahasa Inggris.

Chandra, selaku Direktur Kampung Inggris Perak Al-Amin menyampaikan syukur kepada Allah SWT dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya acara pada sore ini. ‘Acara perpisahan ini adalah karya dari super team Kampung Inggris Perak Al-Amin, teman-teman santri dan tutor BEC Pare Kediri. Tak lupa, sang motivator dan pembimbing kami, Ust. Abdullah SAM juga terus memberikan kritikan dan saran yang membangun demi suksesnya acara ini’, sebut Chandra.

Panggung sederhana Farewell Party juga menjadi ajang penghargaan peserta terbaik selama menjalani proses pembelajaran Bahasa Inggris bersama tutor BEC Pare Kediri di Pesantren Rakyat Al-Amin. Secara runtut Firza Syaiba Asnha, Sinta Dewi, Yahya mewakili kelas malam untuk mendapat penghargaan yang diberikan oleh Ust. Abdullah SAM. Bunda Faizatun Ni’mah, Sriati dan Siami mewakili kelas Guru PAUD Al-Amin mendapat penghargaan yang diberikan langsung oleh Kepala Desa Sumberpucung, Ibu Hartini.

Tak lupa, kelas sore yang diisi oleh anak-anak yang kebanyakan TK dan SD juga tidak luput dari perhatian. Mereka, Dira, Farah, Ahmada mendapat bingkisan dari Mr. Zaki dan Ms. Ulya, tutor BEC Pare Kediri karena telah menjadi peserta teraktif dalam kelas. Tak hanya memberi penghargaan, tutor BEC Pare Kediri juga memberi pesan kepada seluruhnya bahwa jangan berhenti disini. ‘Perpisahan ini bukan akhir, tapi ini adalah awal untuk terus melanjutkan proses pembelajaran dan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dikemudian hari’, tutup Zaki. (nis)

AKHIR PERTEMUAN, TUTOR BEC PARE KEDIRI SELENGGARAKAN ‘FAREWELL PARTY’ DI PESANTREN RAKYAT AL-AMIN

Stiker BEC

Ilustrasi: Farewell Party BEC Pare Kediri bersama Pesantren Rakyat Al-Amin

Kampung Inggris – (www.pesantrenrakyat.com) Rabu, (24/02) esok akan menjadi puncak dari rangkaian pembelajaran Bahasa Inggris di Pesantren Rakyat Al-Amin bersama tutor dari BEC (Basic English Course) Pare Kediri. Mr. Zaki, Ms. Ulya dan santri-santri Pesantren Rakyat Al-Amin tengah mempersiapkan berbagai penampilan seperti pidato, drama, pembacaan puisi, dan musik dalam kegiatan yang dinamakan ‘Farewell Party MS 64 BEC Pare Kediri with Pesantren Rakyat Al-Amin Sumberpucung – Kabupaten Malang’. Tentunya, puncak kegiatan ini akan menggunakan Bahasa Inggris dalam setiap penampilan yang disuguhkan.

Kegiatan ini adalah sebagai bentuk apresiasi dari tutor BEC Pare Kediri kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses pembelajaran dari awal hingga akhir di Pesantren Rakyat Al-Amin. Mr. Zaki mengapresiasi semangat seluruh peserta dalam setiap langkah pembelajaran Bahasa Inggris sebulan ini. ‘Farewell Party ini akan memberikan pengalaman bagi mereka untuk menggunakan Bahasa Inggris dalam setiap presentasi seperti MC (Master of Ceremony), speech, puisi, musik dan juga drama’, cetus Zaki.

Senada dengan Mr.Zaki, Direktur Kampung Inggris Pesantren Rakyat Al-Amin, Chandra mengungkapkan bahwa puncak kegiatan ini akan sangat menarik dan menghibur. ‘Semua penampilan akan menggunakan Bahasa Inggris tanpa terkecuali dan ini akan memberikan pengalaman serta menambah rasa PD bagi seluruhnya untuk berbahasa Inggris’, sambut Chandra.

Ust. Abdullah juga sangat mendukung kegiatan Farewell Party dan mengundang masyarakat untuk hadir dalam kegiatan yang sedianya akan diselenggarakan di Aula Pesantren Rakyat Al-Amin itu. Untuk itu, Farewell Party yang akan dimulai jam 3 sore pada tanggal 24 Februari 2016 ini sangat terbuka untuk seluruh kalangan yang ingin menyaksikan, duduk bersama belajar Bahasa Inggris. (ras)

INGIN STUDI BAHASA INGGRIS, DUA TUTOR BEC PARE KEDIRI DIKENALKAN KAMPUS NEGERI DI KOTA MALANG OLEH PENGURUS KAMPUNG INGGRIS PERAK AL-AMIN

16

Ceria: Ketua Kampung Inggris Perak Al-Amin (kiri) bersama tim dan kedua tutor BEC Pare Kediri di UIN Maliki Malang

Kampung Inggris – (www.pesantrenrakyat.com) Dua tutor BEC Kampung Inggris Pare Kediri diajak oleh Direktur dan Tim Kampung Inggris Perak Al-Amin ke Kota Malang untuk mengisi waktu luang ditengah rutinitas di kelas Bahasa Inggris, Jumat (19/02). Semangat dan antusias dari dua tutor, Mr. Zaki dan Ms. Ulya saat akan mengunjungi Universitas Negeri terbaik di Bumi Arema ini. Hal tersebut sangat beralasan karena dua tutor belia ini ingin melanjutkan studi sarjana mereka di jurusan Bahasa Inggris yang telah menjadi passion mereka. Mr. Zaki dan Ms. Ulya tidak sendirian, mereka ditemani oleh pengurus Kampung Inggris Pesantren Rakyat Al-Amin seperti Chandra, Aditya Yogie S., Munif Lailatul K., dan Firza Syaiba Asnha.

Destinasi pertama adalah kampus UM (Universitas Negeri Malang). Di kampus yang terletak di depan Mall Matos ini, tutor BEC Kampung Inggris Pare Kediri ini diajak berjalan mengitari kampus untuk melihat gedung-gedung yang menjadi tempat kuliah mahasiswa terlebih di Jurusan Bahasa Inggris. Selain untuk mengambil beberapa foto disana, Mr. Zaki dan Ms. Ulya juga berdiskusi bersama Chandra, Ketua Kampung Inggris Pesantren Rakyat Al-Amin mengenai aktifitas seorang mahasiswa.

‘Selalu berkreatifitas, berinovasi dan berorganisasi dalam setiap gerak kita sebagai mahasiswa menjadi penting agar tidak hanya hanya menjadi mahasiswa kupu-kupu di kampus. Buku sudah harus menjadi makanan wajib tiap harinya untuk terus memenuhi otak kita dengan pengetahuan. Ditempat ini, pilihan kita ditentukan’, ucap Chandra yang juga kuliah di jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UIN Maliki Malang.

Diskusi hangat yang terjadi pada siang hari itu membuat semangat Mr. Zaki beserta Ms. Ulya semakin terlecut dan ingin segera berlanjut ke kampus selanjutnya. Sampailah pada Universitas Islam Negeri Malang, yang dikenal kebanyakan orang sebagai UIN Maliki Malang. Di kampus islam terbaik di Indonesia itu, Chandra menjelaskan kepada Mr. Zaki dan Ms. Ulya bahwa di kampus ini menjadi rujukan mahasiswa dari berbagai daerah dan berbagai Negara. Hal demikian karena program pengembangan bahasa dan ma’had di kampus yang dipimpin oleh Prof. Dr. Mudjia Rahardjo, M.Si., salah satu pakar sosiolinguistik di Indonesia.

Selanjutnya, pengurus Kampung Inggris Pesantren Rakyat Al-Amin mengajak dua tutor asli Gresik dan Jepara ini ke kampus terakhir yakni Universitas Brawijaya. Tanpa berlama-lama, di balik gedung-gedung yang berdiri tinggi Fakultas Ilmu Budaya menjadi tujuannya. Setelah berbincang dan mengambil beberapa foto, segera perjalanan saat itu berakhir karena harus segera menjalankan sholat jumat di Masjid Jami’ Kota Malang.

Kesan dari Mr. Zaki dan Ms. Ulya setelah perjalanan dari ketiga kampus negeri terbaik di Kota Malang adalah perbedaan kultur dan suasana di dalam kampus. Namun demikan, mereka semakin bersemangat untuk melanjutkan studi mereka setelah selesai belajar di BEC Kampung Inggris Pare, seperti yang mereka ucapkan kepada seluruh tim Kampung Inggris Perak Al-Amin.

‘Setelah dari tiga kampus ini, kami merasa ingin secepat mungkin untuk mengenyam pendidikan di kampus. Jurusan Bahasa Inggris akan menjadi prioritas kami baik nantinya di konsentrasi pendidikan atau di sastra murni. Kami sungguh berterima kasih karena Ustad Abdullah, Mas Chandra, Firza, Mas Yogi dan Laila sudah mengajak kami untuk mengenal perguruan tinggi terbaik di Kota Malang ini’, tutup Mr. Zaki dan Ms. Ulya. (nug)