Perbedaan Strategi

“SATU SENTI PERBEDAAN STRATEGI”

“PESANTREN RAKYAT DENGAN PONDOK PESANTREN KONVENSIONAL”

 

NO TENTANG (5 W + 1 H) PONDOK PESANTREN KONVENSIONAL PESANTREN RAKYAT
1 Who (Siapa) Pelakunya Kyai, Gus atau Setidaknya Alumni Pondok Pesantren Yang Ahli Kitab Kuning/Al-Qur’an Pelakunya Seluruh Rakyat Beragama Islam Yang Mau, Mengerti atau Melaksanakan Nilai-Nilai Universal Islam Yang Tetap Wajib Di Bawah Naungan dan Ijin Ulama’
2 When (Kapan) Menunggu Maksimal Ilmu Pondok Pesantrennya Kapanpun, Asal Kesadaran Dakwah Islamiyah Muncul Pada Pribadi Setiap Muslim
3 Where (Dimana) Di Lingkungan Pondok Pesantren Di Mana Saja (Forum Mahasiswa, Pemuda, Tahlilan, Rutinan,  Seminar, Sarasehan, Cangkruan, Warung Kopi, Masjid Musholla/Surau, Pasar, Tasiun, Sawah, Pabrik, Kantor dll)
4 Why (Mengapa) Perlunya Pemahaman Agama Secara Maksimal Kepada Santri dan Masyarakat Baik Tataran Ilmu Syari’at, Thoriqat, Hakikat dan Ma’rifatnya (Al-Qur’an, Hadits, Kitab-Kitab Kuning serta Ilmu-Ilmu Alatnya) Perlunya Membumikan Kepada Masyarakat Luas, Nilai-Nilai Universal Islam Yang Luas dan Luwes sehingga dapat Menembus Segala Sisi-Sisi Kehidupan Rakyat (di mana sekarang jarak antara Da’I/Da’yah dan Masyarakat Mulai Tampak)
5 What (Apa) Lembaga Pendidikan Agama Berbentuk Formal Dan Kurikulumnya Sudah Baku Di Tentukan Oleh Pondok Pesantren (Sehingga Semua Yang Bergabung di Pondok Pesantren Harus Seragam Materinya) Aktifitas atau Kegiatan  Rakyat Berbagai Tingkat Usia, Latar Belakang, Budaya, Kepentingan, Pendidikan Yang Termodifikasi dan Di Tumpangi Dengan Nilai-Nilai Ke Indonesiaan dan Ke-Islaman Yang Kurikulumnya  Ala Rakyat dan Sinergi Dengan Kebutuhan Rakyat
6 How (Bagai Mana) Mencetak Santri Sesuai Dengan VISI, MISI, TUJUAN, Jargon Dari Pondok Pesantrennya (Ahli Al-Qur’an, Kitab Kuning, Tafsir, Fiqih, Bahasa dll) Memasukkan Nilai-Nilai Universal Islam Yang Gampang, Ringan/Murah, Luas Dan Luwes Kepada Semua Aktifitas Rakyat Sehingga Islam Tidak Di Anggap Harus Berbentuk Lembaga, Simbol Yang Menakutkan
7 Kesamaannya 1. Sama-Sama Berjuang Untuk Menegakkan dan Melestarikan Kalimat Tauhid2. Berusaha bagaimana Masyarakat Muslim dapat Mencapai Derajat Muttaqin Di Sisi Allah SWT

3. Mewujudkan Cita-Cita Bersama Manjadikan Negara Kita Baldatun Yhoyyibatun Warabbunnghofur

4. Mewujudkan Peradaban Islam Yang Lebih Gemilang Di Kemudian Hari.

Share to Communicate

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*