PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN GEDUNG BARU DAN DUKUNGAN PESANTREN RAKYAT MENJADI LEMBAGA INTERNASIONAL

Kabar Pesantren Kegiatan
13418808_1329852050361802_2583337782687533912_n
Khidmat: Prosesi peletakan batu pertama bersama Camat, Kepala Desa Sumberpucung dan masyarakat

Pesantren Rakyat (www.pesantrenrakyat.com) – Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan kamar santri, TK, dan PAUD di Pesantren Rakyat berjalan dengan khidmat pada Jumat (17/06). Seluruh elemen mulai dari Camat, Kepala Desa, Bunda PAUD Kecamatan, Kepala PAUD Al-Amin, Ketua RT. 07, jajaran pengurus Pesantren Rakyat Al-Amin, para santri, aktifis dan masyarakat di lingkungan Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang turut serta menjadi saksi sejarah pada kegiatan pagi ini. Peletakan batu pertama tersebut dilakukan diatas tanah seluas 200m2 tepat dibelakang mushola Pesantren Rakyat Al-Amin.

Pembangunan ini berdasar atas banyak usulan dan dukungan seperti yang disampaikan oleh Ust. Abdullah SAM, penggagas Pesantren Rakyat ketika menceritakan sejarah pembebasan tanah kepada seluruh tamu yang hadir. ‘Sejarah tanah ini 60% adalah bantuan dari berbagai pihak diantaranya Dr. Mufidah Ch, Ibu Kepala Desa, dan teman-teman Facebook. Tak lupa, Pak Tito yang saat belum lama menjadi Camat Sumberpucung juga ikut membantu’, pungkas Ustad yang juga Direktur LSM El-Faruqi itu.

Terwujudnya cita-cita pembangunan ini juga tidak lepas dari peran serta Ketua RT. 07, Bapak Tarmun yang mengusulkan pembangunan Pesantren Rakyat di Musrenbang Desa Sumberpucung. Sontak usulan pada saat itu langsung diamini oleh Ibu Hartini, Kepala Desa Sumberpucung dengan memberikan bantuan senilai Rp. 100 Juta yang diambil dari dana desa. Tidak hanya bantuan dari desa dan bantuan 20.000 batu bata dari teman dekat Ust. Abdullah SAM, Pak Tito Fibrianto, Camat Sumberpucung juga akan menghandle 10 sak semen.

Dengan terlaksananya pembangunan ini, Ust. Abdullah SAM berikrar ingin menginternasionalkan lembaga yang diasuhnya. ‘Saya ingin pesantrennya internasional, paudnya internasional, TKnya internasional. Setelah ini akan dibangun SD, SMP, SMA dan kemudian adalah Universitas Rakyat’, harap Abdullah SAM.

Doa dan harapan dari penggagas Pesantren Rakyat yang telah berkembang sebanyak 82 cabang se-Indonesia itu langsung diamini dan diapresiasi oleh Hartini, Kepala Desa Sumberpucung. ‘Ini semua adalah usulan-usulan masyarakat Desa Sumberpucung karena memang benar, Pesantren Rakyat Al-Amin Sumberpucung sudah dikunjungi oleh tamu-tamu Internasional dan dari berbagai pulau di Indonesia. Saya merasa pembangunan ini sudah tepat karena Pesantren Rakyat Al-Amin telah menjadi percontohan internasional’, ucap Hartini.

Dalam sambutannya, Camat Sumberpucung, Tito Fibrianto juga menaruh harapan yang besar kepada Pesantren Rakyat. ‘Dari banyaknya kunjungan ke Pesantren Rakyat, saya berharap kemanfaatan itu tidak hanya untuk lingkungan sekitar saja tapi juga bisa dibawa ke daerah-daerah yang lainnya. Semoga Pesantren Rakyat selalu menjadi salah satu motivator bagi lembaga lain guna membangun masyarakat dan bangsa nantinya’, doa dan harapan Tito. (ncp)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 views